Penumpukan

seberapapun aku ingin melepaskan diri dari dunia yang serba materiil ini, selalu saja keadaan berbalik sehingga aku harus mencari uang untuk makan, untuk tinggal, dan untuk ketenangan hati supaya aku dapat berangan-angan mengenai sebuah kehidupan non-materiil.

oh iya, aku telah kembali setelah perjalanan ziarah ke daerah yang tanpa inspirasi untuk ditulis di sini. barulah hari ini aku mengunjungi dan membuat tulisan, dan kelihatannya akan agak banyak karena rupanya kata-kataku menumpuk jua.

fasilitas ini sempat mati juga, hingga aku tak dapat menulis…

untuk menulis ini pun, perlu uang toh? perlu barang. kini harga bensin naik, ongkos transportasi naik, sebentar lagi harga makanan naik, sampai-sampai tarif sewa kosku akan naik juga. gaji segitu-gitu saja. semakin lama kita hidup, semakin banyak kebutuhan juga…

adapun sesuatu yang sebenarnya tidak bernilai materiil… kadang-kadang perlu dipupuk dengan materi juga. kasih makan anak dengan cinta? tidak… cinta dan makanan. jasmani dan rohani. jasmani puas mahal didapat, rohani puas sulit diraih.

aku masih menunggu sebuah senyuman menyambut, karena itu akan cukup membayar semuanya. apakah mungkin, ada kaitannya dengan astronomi? bulan dan bintang? kita lihat saja…

About barijoe

Failed Musician, Reformed Gadget Freak and Eating Extraordinaire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: