Archive | February 2006

Terjepit

Kondisi paling menyebalkan terjadi apabila keadaan sekitar kita, entah itu kebijakan dari atasan, keadaan pasar, profesionalitas, ataupun norma, menjepit kita hingga kita hanya dapat melakukan sedikit; kita tidak bisa bekerja dan berkarya seoptimal yang diinginkan. Sejumlah hal yang seharusnya bisa dilakukan menjadi hanya setengah dari potensi yang diharapkan.
Ada orang yang akan merasa jengah dan berusaha keluar dari kondisi ini, ada juga orang yang mencoba belajar hidup dengan kondisi tersebut dan berusaha tidak memikirkannya.

Alhasil, timbullah salah satu pelajaran terberat dari kedewasaan: menciptakan sebuah keseimbangan harmonis antara idealisme dan dunia nyata.

Fade To Black

The world has seemed grey for the past few weeks.
Forget about the weather, because it’s not just the weather. Alfa says I look like someone about to go ill or something. Perhaps that is true, I’ll only know in a few days.
Even though the weekend was filled with a fun experience at the beach, returning to the city has amplified the colors somewhat, if colors could be amplified. On the other hand, whatever color there is, it seems to be slipping away, faded out by the hard rain…
I know I’m not supposed to make a posting like this anymore, but what else can I write?

Return Of Dara

Dara, I’m glad you’re well, and hopefully you can sing again soon.
You have been my inspiration since long before, and today, I’m sure we’ll embark on many mysterious and compelling journeys.

I’m so happy now!

In My Head A Few Days Ago

The paths we take are not the paths we lead.